Accurate 5 terdiri dari 3 Varian, ada versi standart, deluxe dan Enterprises. Jika perusahaan anda adalah manufacture, atau mungkin disalah satu proses bisnis usahanya ada proses produksi dari bahan baku, barang setengah jadi sampai ke Barang jadi. Baiknya menggunakan Accurate Versi Enterprises, karena terdapat modul produksi. Berikut adalah Bagaimana Cara kerja Produksi di Accurate 5 Enterprises :

I. Tahapan awal sebelum Produksi

I. A Membuat Daftar Stok Persediaan

Buatkan daftar persediaan di Accurate 5 dan pisahkan tipe barang yang ada di persediaan berdasarkan tipe bahan baku, barang setengah jadi, bahan baku pembantu. Masukan juga stok awal di persediaan barang dan Bila mau menambahkan stok barang, gunakan fitu pembelian yang ada di Accurate

I. B Membuat Convertion Cost

Daftarkan juga biaya-biaya yang akan menambah Cost Barang Jadi, seperti Biaya Tenaga Kerja dan Overhead, kita bisa listingkan disini, contoh: Upah Mandor, Biaya tukang dan nanti ada pilihan akun yang akan digunakan di accurate untuk mencatat concention cost ersebut masuk ke akun biaya yang mana.

Daftar Stok Persediaan dan Convertion cost menggunakan Standard Cost. Standart cost merupakan nilai estimasi berdasarkan pengalaman sebelumnya  untuk menentukan semua biaya-biaya yang dibutuhkan dalam proses produksi. Biaya-biaya ini meliputi biaya bahan baku,biaya tenaga kerja, biaya operasional barang / pabrik.

II. Tahapan Proses Produksi

Tahapan proses produksi di Accurate 5 dibagi beberapa modul antara lain :

  • BILL OF MATERIAL (BOM)

Bill of material merupakan suatu formula atau resep untuk membuat satu jenis barang setengah jadi atau barang jadi. Jadi fungsi dari Bill of material adalah membuat standarisasi yang terdiri dari stok bahan baku dan barang setengah jadi, serta biaya produksi (convertion cost) untuk menghasilkan Barang jadi. Sehingga kedepan jika mau produksi ulang, yang perlu dilakukan hanya panggil BOM nya saja karena kita sudah punya formulanya.

  • WORK ORDER

Work order atau Surat perintah kerja (SPK), merupakan perencanaan yang di buat oleh bagian PPIC sebagai perintah ke bagian produksi untuk memproduksi barang jadi  disini kita tentukan mau membuat Barang Jadinya apa, dengan memilih item dan Formula yang mau dibuat atau opsinya BIla produksi tersebut berdasarkan pesanan bisa mengambil referensi dari sales order. Jika Select SO otomatis Formula BOM yang diambil adalah Bill Of material default.

Standar Cost yang digunakan by default adalah sesuai Standard Cost yang efektif berlaku saat itu dililhat dari Efektif Date Standard Item dan Conversion Cost, namun saat di WO ini juga kita bisa rubah Formula yang sudah dipilih atau otomatis tampil tsb, baik rubah Qty dan Cost juga Item yang akan digunakan apakah ada yang akan ditambah atau dikurang.

  • MATERIAL REALISE

Pengeluaran bahan baku dari bagian gudang untuk produksi, kita catat di Material Release dengan memilih WO mana yang sedang akan dikeluarkan Bahan Produksi nya untuk menambah saldo account WIP dan memotong stok persediaan bahan. Jurnal yang terbentuk disini (Dr)WIP pada (Cr) Inventory Raw Material, Subsidiary atau akun Persediaan Barang Setengah Jadi.

  • PRODUCT AND MATERIAL RESULT

Mencatat Saat barang sudah selesai di produksi dan akan dimasukkan ke gudang untuk menambah stok Barang Setengah Jadi atau Barang Jadi hasil produksi, kita catat di Product and Material Result.

Product and Material Result juga digunakan untuk mencatat pengembalian bahan baku yang dihasilkan dari sisa produksi. Jurnal yang terbentuk disini (Dr)Inventory Finish Good atau akun Persediaan Barang Setengah Jadi pada (Cr)WIP.

LAPORAN KEGIATAN PROSES PRODUKSI

Accurate 5 Enterprises terdapat beberapa laporan pendukung untuk produksi, seperti laporan alur produksi dari surat perintah kerja sampai ke tahap produk result jika produksinya sudah selesai. tapi ada 2 laporan utama yang biasanya digunakan untuk manufactur, laporan tersebut adalah :

  1. Laporan Harga Pokok Produksi (Hpp) : merupakan laporan aktivitas suatu departemen produksi selama satu periode. Laporan Harga Pokok Produksi dibuat setiap akhir periode (bulan).

2. Laporan Produk dan Material Status

Laporan yang berisi informasi status barang dalam kondisi barang yang mau di produksi, barang sedang dalama pesanan, barang yang harus di pesan ulang dll. Status barang yang dapat di tampilkan seperti  :

  • Last On hand : Stok yang ada per sekarang, lihat dari List | Item.
  • On purchase : Stok yg memiliki / sedang ada purchase order, dapat dilihat dari Report | Index to Report | Purchase | Open Purchase Order by Item.
  • Product WO : Item type FG dan WIP yg sudah dibuat dari WO yg belum Finished.
  • Material WO : Item Type Raw Material, Subsidary Material dan WIP Material yg terdapat pada WO yg belum Finished.
  • On sales : Stok yang memiliki / sedang lagi ada di Sales Order, dapat dilihat dari Report | Index to Report | Sales | Open Sales Order by Item.
  • Component Required : Material WO dari Sugg Prod Qty mengacu pada BOM Default.
  • Minimum Qty Production : Dari field “Minimum Qty” product yang ada di BOM Default.
  • Required Qty to Produce : material yang dibutuhkan secara kuantitas untuk di produksi (Khusus untuk item type WIP dan FG)
  • Required Qty to Order : Material yang harus di butuhkan untuk digunakan untuk proses produki
  • Reorder Qty : Barang yang harus di pesan ulang (semual tipe material)
  • Sugg. Prod. Qty : perbandingan  Minimum Qty Production dan Required Qty to Produce, mana yang lebih besar.