Membedakan Custumer dan Vendor Cabang sangat penting bagi perusahaan yang mempunyai banyak cabang atau franschise untuk mengelompokan custumer dan vendor masing-masing cabang atau franchise dan juga menghindari kesalahan entry tertukar pengambilan custumer dan vendor cabang tersebut. Mengatasi masalah tersebut perlu ada program akuntansi yang mempunyai fitur cabang dan salah satu program akuntansi yang memiliki fitur tersebut adalah accurate software berbasis online.

Ada fitur di accurate software yang dapat membedakan akses custumer dan vendor sehingga memudahkan untuk mengelompokan custumer dan vendor tersebut berdasarkan cabang.

Membedakan Akses Custumer dan Vendor Cabang di Accurate

Berikut ini adalah  langkah-langkah yang perlu dilakukan untuk membatasi akses data Pelanggan, Pemasok dan Barang per Cabang. Misalnya Barang ABC hanya bisa diakses oleh pengguna di Cabang Bekasi saja, selain cabang tersebut tidak bisa menggunakan barang ABC tersebut.

Baca juga : Fitur accurate software dengan laporan keuangan cabang

Langkah 1 : Mengaktifkan & Membuat Cabang (custumer vendor)

Mengaktifkan fitur cabang dan membuat nama cabang sesuai kebutuhan perusahaan. Fitur Cabang diaktifkan melalui menu Pengaturan | Preferensi | Fitur. Dan untuk membuat nama cabang, panduannya silakan klik disini

Langkah 2 : Mengatur Akses Pengguna ke Cabang (custumer vendor)

Mengatur akses pengguna ke Cabang dilakukan melalui menu Pengaturan | Pengguna | Daftar Pengguna, pilih pengguna yang dimaksud, kemudian isikan nama cabang-nya pada Akses Cabang kemudian Simpan.

Atau bisa dengan masuk ke menu Perusahaan | Cabang, pilih nama cabang-nya lalu klik 2x kemudian ke tab Pengguna dan isikan nama pengguna yang dimaksud.

Mengatur akses cabang pengguna

Langkah 3 : Membatasi Akses custumer vendor dan Barang/Jasa di Cabang.

3A. Membatasi Akses custumer per Cabang

Pembatasan bisa dilakukan melalui menu Penjualan | Pelanggan | Daftar Pelanggan, pilih nama pelanggan yang dimaksud, kemudian isikan nama cabang yang sesuai pada informasi ‘Dipakai di Cabang’. Lalu simpan.

3B. Membatasi Akses vendor Per Cabang

Pembatasan dapat dilkukan melalui menu Pembelian | Pemasok | Daftar Pemasok, pilih Pemasok yang dimaksud, lalu isikan nama cabang yang sesuai pada informasi ‘Dipakai di Cabang’. Lalu simpan.

3C. Membatasi Akses Barang/Jasa per Cabang

Pembatasan dapat dilakukan melalui menu Persediaan | Barang dan Jasa | Daftar Barang dan Jasa, kemudian pilih nama Barang/Jasa yang dimaksud, lalu isikan nama cabang yang sesuai pada informasi “Dipakai di Cabang”. Lalu simpan.

Langkah 4 : Tidak Mengaktifkan ‘Dapat Menggunakan Semua custumer/vendor/Barang/Jasa’ pada Akses Grup Pengguna.

Men-non-aktifkan fitur ‘Dapat Menggunakan Semua Pelanggan/Pemasok/barang/Jasa’ dilakukan melalui menu Pengaturan | Akses Grup, kemudian pilih Akses Grup dari pengguna yang bersangkutan, kemudian klik 2x. Lalu ke Tab Penjualan, Pembelian dan Persediaan dan pastikan informasi ‘Dapat Menggunakan Semua Pelanggan/Pemasok/Barang/Jasa’ tidak dicentang (perhatikan gambar).

Notes : Dengan mencentang (mengaktifkan) ‘Dapat menggunakan semua…’ maka Pengguna pada Akses Grup tersebut dapat menggunakan pelanggan, pemasok, barang/jasa pada semua cabang. Walaupun sudah dilakukan pembatasan nama cabang pada masing-masing data Pelanggan/Pemasok ataupun Barang/Jasa tersebut.

Demikian accurate software dapat membantu bagi perusahaan yang mempunyai cabang atau bisa juga franchise untuk membedakan custumer dan vendor dan mengelompokannya sesuai dengan cabang masing-masing. Bagi yang sedang mencari program akuntansi yang dapat mengatasi pencatatan keuangan dimasing-masing cabang jangan ragu untuk menggunakan accurate software dan untuk informasi lebih jelas bisa klik link berikut ini.