Pengertian Jurnal Koreksi dan Cara Membuatnya | Jurnal koreksi adalah pencatatan jurnal yang dibuat untuk koreksi jurnal yang sudah terjadi sebelumnya. Biasanya pencatat jurnal koreksi dibuat karena terjadi kesalahan dari klasifikasi akun atau koreksi nilai yang sudah di entry.

Membuat sebuah jurnal memang membutuhkan ketelitian. Maka dari itu, dalam pencatatan akuntansi tidak dianjurkan menggunakan correction pen atau pencoretan yang dikhawatirkan menimbulkan keraguan. Jika menggunakan software akuntansi mungkin kesalahan pada jurnal dapat diperbaiki secara langsung.

Caranya dengan mengganti nilai atau bisa menghapus jurnal serta menggantinya dengan yang baru. Tidak masalah jika memang harus menggantinya, tetapi ada baiknya untuk menyiapkan jurnal koreksi. Sistem koreksi ini memiliki beberapa manfaat yaitu menjadikan pekerjaan akuntansi lebih terstruktur dan sistematis.

Cara Membuat Jurnal Koreksi

Membuat jurnal koreksi umumnya dibuat setelah bulan berikutnya pada saat laporan sudah masuk ke managemen. Sehingga tidak mungkin dilakukan edit atau penghapusan jurnal yang sudah terjadi.  Tahapan atau cara membuat jurnal koreksi adalah sebagai berikut:

1. Membuat Catatan untuk Jurnal yang Salah

Pencatatan akuntansi manual memerlukan notes untuk nomer voucer atas jurnal yang salah tadi dengan begitu kedepan akan lebih mudah untuk melihat atau mencari datanya bila terjadi kesalahan transaksi.

2. Jurnal Penghapusan

Jurnal penghapusan merupakan langkah pertama yang harus dilakukan dalam membetulkan jurnal yang salah. Sebelum itu, jurnal yang salah harus dihapus terlebih dahulu. Cara membuat jurnal penghapusan yaitu dengan membalikkan posisi akun dan saldo.

3.  Buat Jurnal Sebenarnya

Jika jurnal penghapusan dibuat dengan menghapus bagian yang salah, maka jurnal sebenarnya diisi dengan akun dan jumlah  yang benar. Jurnal ini berisi data yang seharusnya sebelum terjadi kesalahan. Oleh karena itu, langkah ini perlu dilakukan untuk memperjelas perhitungan pada sebuah jurnal.

4. Jurnal Koreksi

Pada tahapan ini, jurnal koreksi dibuat dengan menggabungkan jurnal penghapusan dan jurnal sebenarnya. Kedua tahapan tersebut ditandingkan untuk dikoreksi. Selain dapat dibuat secara manual, jurnal ini bisa dikerjakan dengan bantuan software akuntansi agar lebih mudah.

Software tersebut dapat membantu proses pengerjaan sistem akuntansi dengan cepat. Pengguna dapat menginput transaksi yang ada dan software tersebut akan mengolahnya secara otomatis menjadi laporan keuangan.

Perbedaan Jurnal Koreksi dan Jurnal Penyesuaian

Jurnal koreksi memang perlu dibuat untuk memperbaiki kesalahan pencatatan yang terjadi. Baik jurnal penyesuaian maupun jurnal koreksi sering dibutuhkan untuk melakukan pembetulan terhadap transaksi yang dicatat. Berikut ini perbedaan antara jurnal penyesuaian dan koreksi, antara lain:

1. Jurnal Penyesuaian

Jurnal penyesuaian ini biasanya dibuat untuk membandingkan beban dan pendapatan pada akhir periode akuntansi. Dimana jurnal tersebut digunakan untuk memastikan jika prinsip penandingan dan pengakuan pendapatan sudah terpenuhi. Penandingan beban dan pendapat ini dibuat agar memenuhi laporan keuangan yang sudah dibagi dalam periode akuntansi.

Biasanya menentukan periode pada pelaporan beban atau pendapatan tergantung sistem yang akan digunakan, baik acrual atau cash basis. Apabila menggunakan accrual basis maka pengakuan pendapatan dilakukan bukan ketika menerima atau mengeluarkan kas.

Tetapi sistem ini memerlukan pengakuan dari organisasi mengenai pendapatan yang diterima dari penghasilan pada setiap kas. Jurnal penyesuaian perlu dibuat untuk penandingan pendapatan dan beban pada periode supaya data lebih update.

Dalam menyusun jurnal penyesuaian transaksi di awal harus sudah dicatat dengan baik. Tujuan memperbaharui data yaitu agar bisa menentukan besar dari jumlah penerimaan yang diterima dengan tepat. Jumlah penerimaan yang sudah diterima dalam periode berjalan akan ditangguhkan menjadi beban pada periode mendatang.

Sementara jumlah beban periode berjalan perlu diakui meski jumlah pendapatan atau pembayaran belum dilakukan maupun kasnya belum diterima.

Umumnya, jurnal penyesuaian diperlukan setiap periode akuntansi sehingga laporan keuangan perusahaan mencerminkan metode akuntansi akrual. Biasanya, entri penyesuaian tanggal pada hari terakhir periode akuntansi dan untuk memasukkan akun laporan laba rugi dan akun neraca.

Jurnal penyesuaian diperlukan untuk:

  • Menambah biaya dan kerugian serta liabilitas terkait
  • Menambah pendapatan dan keuntungan serta aset terkait
  • Menunda biaya dan aset terkait
  • Menunda pendapatan dan kewajiban terkait
  • Mencatat biaya penyusutan atau beban piutang tak tertagih dan perubahan akun aset kontra terkait.

2. Jurnal Pembetulan atau Koreksi

Jurnal koreksi merupakan jurnal yang digunakan sebagai pembetulan pada pencatatan transaksi yang salah. Ada beberapa kondisi yang perlu dikoreksi dengan membuat jurnal. Kesalahan pada pencatatan di periode yang sama atau periode berbeda. Jenis kesalahan yang bisa terjadi biasanya berupa kesalahan jumlah atau klasifikasi.

Pembuat jurnal ini bertujuan untuk mengoreksi atau memperbaiki kesalahan klasifikasi akun maupun pada nilai transaksi yang dibukukan. Sedangkan tujuan dari jurnal penyesuaian untuk memperoleh data akuntansi terbaru dan lebih akurat.

Jurnal koreksi hanya diperlukan jika ada kesalahan dalam akun. Entri yang dikoreksi dapat melibatkan kombinasi laporan laba rugi dan akun neraca.

Jurnal koreksi dicatat jika:

  • Jumlah yang salah digunakan dalam entri yang diposting sebelumnya
  • Sebuah entri dicatat di akun yang salah

Kesimpulan

Demikian penjelasan pengertian jurnal koreksi dan cara membuat jurnal koreksi. Sekaligus mengetahui perbedaan antara jurnal penyesuaian dan jurnal koreksi. Pencatatan akuntansi akan lebih efesien dan efektik di era digital dengan menggunakan software akuntansi online. Software akuntansi online adalah program keuangan untuk mencatat transaksi keuangan dan operasional perusahaan berbasis cloud base.

Namun software akuntansi online apa yang paling mendekati untuk digunakan oleh perusahaan di indonesia adalah accurate online. Salah satu yang di referensikan untuk digunakan di perusahaan adalah accurate online.

Accurate online adalah software akuntansi yang bisa menjadi referensi bagi perusahaan anda sekarang yang mempertimbangkan software akuntansi online. Membeli program akuntansi dengan harga terjangkau adalah pilihan namun jangan sampai fiturnya juga murahan. Accurate online membuat aplikasi keuangan yang harganya terjangkau namun dilengkapi fitur modern dan update untuk bisnis anda.

Accurate online dibandrol dengan harganya 200 ribu per bulan untuk 1 database dan 1 user. Bila berlangganan setahun malah di diskon 25% cukup bayar 1,8 juta dengan penambahan user 20ribu per bulan,  Bila anda mungkin masih ada yang kurang jelas atau mau ditanyakan. Bisa menghubungi  marketing di 0812-8434-1364 dan bisa membutuhkan penawaran bisa langsung dibawah ini.